Gerak Cepat Lintas Sektor, Dinkesda Demak Evakuasi Puluhan Pasien Melalui Layanan LATANZA
DEMAK — Respons cepat dan koordinasi lintas sektor kembali ditunjukkan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dalam penanganan layanan rujukan pasien melalui program LATANZA (Layanan Antar Jemput Ambulans dan Mobil Jenazah), Minggu (19/4).
Dalam waktu respon hanya dua menit, tim PSC 119 bersama jejaring fasilitas kesehatan langsung bergerak menindaklanjuti permintaan ambulans transport untuk pemindahan pasien dari RS PKU Muhammadiyah Gubug menuju RSUD Sultan Fatah Karangawen.
Proses evakuasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari tim PSC 119, puskesmas, rumah sakit, hingga dukungan unsur TNI-Polri dan lintas sektor lainnya. Total puluhan pasien berhasil ditangani dan didistribusikan ke sejumlah fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan layanan.
Petugas PSC 119, Ns. Rindi Andika, S.Kep, menegaskan bahwa kecepatan respon menjadi kunci utama dalam layanan rujukan pasien, terutama dalam kondisi yang membutuhkan penanganan segera dan terkoordinasi.
“Begitu informasi kami terima, tim langsung bergerak dan berkoordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan terkait. Prinsip kami adalah memastikan pasien mendapatkan akses layanan secepat mungkin tanpa hambatan”, ujarnya.
Berdasarkan data lapangan, pasien yang dirujuk telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan. Di RS PKU Muhammadiyah Gubug, sekitar 14 pasien telah tertangani sebagai pasien rawat inap. Sementara di RS Getas Pandawa Gubug, tercatat sekitar 34 pasien rawat inap dan 5 pasien rawat jalan telah mendapatkan layanan medis.
Adapun di RSUD Sultan Fatah Karangawen, sebanyak 11 pasien rawat inap dan 1 pasien rawat jalan telah tertangani dengan baik. Seluruh pasien dalam kondisi terkendali dan telah mendapatkan perawatan dari masing-masing fasilitas kesehatan.
Perwakilan tim lapangan, Fajar Nur Wakhid, menambahkan bahwa keberhasilan proses evakuasi ini tidak terlepas dari soliditas koordinasi antarinstansi.
“Ini adalah kerja bersama. Mulai dari tenaga kesehatan, puskesmas, rumah sakit, hingga dukungan TNI-Polri semua bergerak cepat. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal”, jelasnya.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, sedikitnya tujuh unit ambulans dikerahkan, termasuk ambulans PSC 119, puskesmas, dan rumah sakit. Armada tersebut menjadi tulang punggung mobilisasi pasien secara aman dan terorganisir.
Keberhasilan layanan ini menegaskan bahwa sistem kegawatdaruratan terpadu di Kabupaten Demak berjalan efektif, dengan PSC 119 sebagai pusat komando yang mampu mengoordinasikan berbagai sumber daya secara cepat dan tepat.
Dinkesda Demak memastikan bahwa layanan LATANZA akan terus dioptimalkan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang responsif, terintegrasi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. (Kesmas_Promkes PM)
Senin, 20 April 2026 11:38