MALL INFORMASI PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN DEMAK

Tekan Kasus DBD, Dinkesda Demak Gencarkan Gerakan “Grabb Jentik” di Desa Donorejo

DEMAK – Upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digencarkan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui kegiatan sosialisasi dan monitoring Gerakan Bersama Berantas Jentik (Grabb Jentik) di Desa Donorejo, wilayah kerja Puskesmas Karangtengah, Jumat (17/4).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim P2PM dan PL Dinkesda Demak, program arbovirosis dan zoonosis, tim Puskesmas Karangtengah, pemerintah desa, kader kesehatan, hingga tokoh masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sosialisasi terkait Grabb Jentik serta edukasi pencegahan penyakit leptospirosis, dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan kunjungan rumah untuk pemeriksaan jentik di lingkungan warga.

Ketua Tim P2PM dan PL Dinkesda Demak Tri Handayani, SKM, M.M. menyampaikan bahwa Desa Donorejo menjadi lokasi prioritas karena memiliki kasus DBD tertinggi di wilayah Karangtengah.

“Dari 17 desa di wilayah Karangtengah, Desa Donorejo mencatat kasus tertinggi dengan 9 warga terinfeksi DBD pada periode Januari hingga Maret 2026. Ini menjadi perhatian serius sehingga perlu dilakukan intervensi langsung di lapangan”, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Grabb Jentik merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap potensi penularan penyakit berbasis lingkungan.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk kembali mengaktifkan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas, serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Perwakilan Puskesmas Karangtengah menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam keberhasilan pencegahan DBD.

“Kunci utama pengendalian DBD ada di masyarakat. Dengan rutin melakukan pemeriksaan jentik dan menjaga kebersihan lingkungan, kita bisa memutus rantai penularan”, jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga lingkungan bebas jentik serta mencegah munculnya kasus DBD baru.

Dinkesda Demak menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi, monitoring, dan pendampingan masyarakat dalam upaya pengendalian penyakit menular berbasis lingkungan. (Kesmas_Promkes PM)

Senin, 20 April 2026 10:28