Perkuat Evaluasi Layanan KIA, Dinkesda Demak Gelar Audit Klinis AMPSR di Mranggen 3
DEMAK – Komitmen menekan angka kematian ibu terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Demak melalui pelaksanaan Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR). Kegiatan audit klinis ini digelar di Aula Puskesmas Mranggen 3, Rabu (15/4), dengan melibatkan lintas tenaga kesehatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Ketua Tim Kesehatan Keluarga dan Gizi beserta tim, Kepala Puskesmas Mranggen 3, serta seluruh bidan desa di wilayah kerja setempat.
Audit klinis ini difokuskan pada penelaahan kasus kematian ibu yang terjadi di wilayah Puskesmas Mranggen 3, sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dr. Ali Maimun, M.Kes menegaskan bahwa audit AMPSR merupakan langkah penting dalam memperbaiki sistem pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
“Audit ini bukan untuk menyalahkan, tetapi sebagai sarana pembelajaran bersama. Dari setiap kasus, kita gali faktor penyebab dan mencari solusi agar ke depan pelayanan bisa lebih cepat, tepat, dan berkualitas”, ujarnya.
Dalam proses audit, setiap kasus dikaji secara komprehensif, mencakup aspek medis, alur rujukan, serta faktor pendukung lainnya yang berpengaruh terhadap keselamatan ibu.
Ketua Tim Kesehatan Keluarga dan Gizi Nurul Ari Windarti, S.Si.T, M.Kes. menambahkan bahwa keterlibatan bidan desa menjadi kunci dalam upaya pencegahan risiko kematian ibu.
“Bidan desa adalah garda terdepan. Melalui audit ini, kita memperkuat kapasitas mereka dalam deteksi dini, pendampingan ibu hamil, hingga memastikan rujukan berjalan optimal”, jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi forum koordinasi untuk memperkuat sinergi antar tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan KIA di tingkat pelayanan dasar.
Melalui pelaksanaan AMPSR, Dinkesda Demak berharap dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu secara berkelanjutan serta menurunkan angka kematian ibu di wilayah Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)
Senin, 20 April 2026 10:12