Tekan Angka Kematian Ibu, Dinkesda Demak Laksanakan Audit Klinis AMPSR di Wonosalam
DEMAK – Upaya menurunkan angka kematian ibu terus menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Demak. Melalui Dinas Kesehatan Daerah, kegiatan Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR) dilaksanakan di Aula Puskesmas Wonosalam 1, Kamis (16/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Ketua Tim Kesehatan Keluarga dan Gizi beserta tim, Kepala Puskesmas Wonosalam 1 dan jajarannya, serta seluruh bidan desa di wilayah kerja Puskesmas Wonosalam 1.
Audit klinis ini difokuskan pada penelaahan kasus kematian ibu sebagai bahan evaluasi terhadap kinerja program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), sekaligus menjadi pembelajaran untuk perbaikan sistem pelayanan ke depan.
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak dr. Ali Maimun, M.Kes menegaskan bahwa audit klinis bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Audit ini adalah proses pembelajaran. Kita bersama-sama mengidentifikasi faktor risiko, kendala di lapangan, dan peluang perbaikan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang”, ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, setiap kasus dikaji secara menyeluruh mulai dari aspek medis, sistem rujukan, hingga faktor sosial yang memengaruhi. Hasil audit diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan langkah intervensi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Kabid Kesmas Sri Puji Astutik, SKM, M.Kes menambahkan bahwa keterlibatan bidan desa menjadi sangat penting karena mereka merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu di masyarakat.
“Peran bidan desa sangat krusial dalam deteksi dini risiko kehamilan, pendampingan ibu hamil, hingga proses rujukan. Melalui audit ini, kita memperkuat kapasitas dan koordinasi agar pelayanan semakin optimal”, jelasnya.
Kegiatan AMPSR ini menjadi bagian dari komitmen Dinkesda Demak dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat sistem respons terhadap setiap kasus yang terjadi.
Dengan evaluasi yang komprehensif dan kolaborasi lintas tenaga kesehatan, diharapkan angka kematian ibu di Kabupaten Demak dapat terus ditekan. (Kesmas_Promkes PM)
Senin, 20 April 2026 9:41