MALL INFORMASI PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN DEMAK

Sekda Demak : Penguatan Sektor Unggulan Selaras Visi Bupati - Wabup

DEMAK - Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, menyampaikan fokus pembangunan yang menitik beratkan pada penguatan sektor unggulan daerah. Dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Demak 2027, di Pendopo Satya bhakti Praja, Selasa (31/3/26). 

Menurut Sekda, pembangunan Demak tetap berlandaskan visi Bupati dan Wakil Bupati, yakni “Demak Bermartabat, Maju, dan Sejahtera”. Visi ini dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan, dengan salah satu fokus utama pada penguatan sektor unggulan sebagai penggerak ekonomi daerah. 

“Potensi daerah harus kita dorong betul, tidak hanya dari tampilan luar, tapi juga kualitas produknya. Ini perlu sinergi, termasuk dengan sektor industri agar produk lokal Demak bisa benar-benar bersaing”, kata Sekda.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Demak telah menyiapkan enam program prioritas, yaitu Demak Cerdas dan Berkarakter, Demak Religius, Demak Smart Governance, Demak Produktif dan Mandiri, Demak Mantap, serta Demak Tangguh dan Lestari. 

Program-program ini menyasar berbagai sektor penting. Misalnya, pada program Demak Cerdas dan Berkarakter difokuskan pada peningkatan kualitas guru, sarana pendidikan berbasis teknologi, hingga pengembangan SDM. Sementara Demak Religius diarahkan pada peningkatan kesejahteraan guru madin, TPQ, dan pondok pesantren, serta penguatan kegiatan keagamaan.

Selain itu, pentingnya transformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan pemerintahan. Salah satu langkah nyata adalah menghadirkan layanan keliling terpadu seperti “Demang Ngantor Desa”, agar pemerintah lebih dekat dengan masyarakat.

“Kita ingin pelayanan tidak jauh dari masyarakat. OPD juga harus lebih sering turun ke desa supaya tahu langsung kebutuhan warga”, tambahnya.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas. Mulai dari perbaikan jalan kabupaten yang terintegrasi, peningkatan fasilitas kesehatan, hingga pengembangan sarana olahraga seperti GOR dan stadion untuk mendukung prestasi daerah.

Sedangkan Herawan, Perencana Ahli Madya Bappeda Provinsi Jawa Tengah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah harus tetap mengacu pada kebijakan nasional.

Ia menegaskan, seluruh daerah memiliki komitmen yang sama untuk menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari aspek pendidikan, kesehatan, maupun pangan. 

Menurutnya, pemerintah pusat juga menekankan penguatan swasembada pangan dan energi sebagai pilar utama pembangunan nasional, yang menjadi tantangan bersama di tengah dinamika global.

Dirinya mengingatkan pentingnya peran kepala daerah sebagai pelayan masyarakat, serta tidak terjebak pada kepentingan politik sempit. daerah juga didorong untuk mendukung berbagai program prioritas nasional, seperti makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi masyarakat dan investasi. (Red-kmf/ist-apj).

Rabu, 1 April 2026 15:31