Dinkesda Demak Matangkan Intervensi PMT 2026 Berbasis Pangan Lokal
DEMAK — Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Tahun 2026 di Command Center Dinkesda, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkesda, Dinpermades P2KB, pengurus Korwil SPPG Kabupaten Demak, Forkom Kepala Puskesmas, serta lintas tim teknis dari Dinkesda, termasuk P2M, Kesling, Promkes, dan Kesga Gizi.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan kebijakan dalam pelaksanaan intervensi PMT berbahan pangan lokal, khususnya bagi sasaran 3B (balita dan ibu hamil) yang mengalami masalah gizi.
Dalam forum tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya pelaksanaan rapat koordinasi tingkat puskesmas dan kecamatan bersama SPPG wilayah, serta implementasi intervensi PMT berbahan pangan lokal yang dijadwalkan mulai 13 April 2026.
Selain itu, ditegaskan bahwa sasaran program difokuskan pada balita dan ibu hamil dengan masalah gizi, dengan menu yang telah ditentukan oleh Dinkesda. Mekanisme pembagian sasaran dilakukan oleh masing-masing kepala puskesmas, sementara validasi data dilakukan oleh Korwil SPPG Kabupaten.
Kabid Kesmas Dinkesda Demak Sri Puji Astutik, SKM, M.Kes menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program.
“Intervensi PMT berbahan pangan lokal ini tidak hanya bertujuan meningkatkan status gizi, tetapi juga memberdayakan potensi lokal. Sinergi antara puskesmas, SPPG, dan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini”, ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Korwil SPPG Kabupaten Demak menyampaikan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program secara optimal.
“Kami siap melakukan validasi data dan memastikan distribusi sasaran tepat, sehingga intervensi yang diberikan benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan”, ungkapnya.
Untuk memastikan efektivitas program, sistem monitoring juga diperkuat melalui pemantauan mingguan oleh tim tingkat kecamatan dan monitoring bulanan oleh tim tingkat kabupaten.
Melalui koordinasi yang matang ini, diharapkan pelaksanaan PMT Tahun 2026 di Kabupaten Demak dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkontribusi signifikan dalam penurunan masalah gizi pada balita dan ibu hamil. (Kesmas_Promkes PM)
Rabu, 1 April 2026 12:34