MALL INFORMASI PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN DEMAK

Kegiatan Inklusi Sosial, Perpustakaan Demak Fasilitasi Pelatihan Membuat Kue Kembang Goyang

DEMAK – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak kembali menyelenggarakan kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) melalui kegiatan Cooking Class pembuatan kue kembang goyang pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak ini diikuti oleh masyarakat umum, khususnya ibu-ibu dan remaja putri yang ingin meningkatkan keterampilan di bidang kuliner tradisional.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Siswati Tri Pudjiastuti. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan masyarakat yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga ruang belajar keterampilan yang bermanfaat secara ekonomi.

“Perpustakaan saat ini harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan seperti cooking class ini, kami ingin menghadirkan perpustakaan sebagai ruang pemberdayaan yang dapat meningkatkan kreativitas dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat”, ujarnya. Ia juga berharap peserta dapat mengembangkan keterampilan yang diperoleh menjadi produk unggulan rumahan yang memiliki nilai jual.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan kue kembang goyang yang dipandu oleh instruktur berpengalaman. Peserta diberikan penjelasan mulai dari pemilihan bahan, teknik pencampuran adonan, penggunaan cetakan khusus, hingga proses penggorengan agar menghasilkan kembang goyang yang renyah dan menarik. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan peserta aktif bertanya dan mencoba secara langsung setiap tahapan pembuatan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak berharap masyarakat semakin merasakan manfaat nyata dari keberadaan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.

Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial diharapkan terus mendorong peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, serta memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang kolaborasi dan inovasi di tengah masyarakat. (perpusar)

Selasa, 3 Maret 2026 13:38